Sudah lama aku tak menyapa mentari
Untuk bertanya apa kabar ia disana
Sudah lama aku tak menyentuh pelangi
Untuk memastikan apakah kau tetap menungguku
Aku masih disini
Di antara puing dan beling
Di antara hujan dan petir
Di antara serpihan yang pernah kau tinggalkan
Sudah lama tak bertemu mentari dan pelangi
Bukan berarti tak indah hari yang kulalui
Bukan berarti tak berwarna hati yang kumiliki
Kau tau itu kan ?
Aku masih disini
Di antara pagi dan embun
Di antara senja dan jingga
Di antara malam dan deru dinding
Aku disini
Menanti datangnya mentari
Menanti tibanya pelangi
Seperti yang pernah terjadi
Aku disini
Bahagia
Walau belum tiba saatnya datang
Walau belum sampai pada masaku lagi
Aku bahagia
Walau ia belum datang, bersama mentari dan pelanginya..
Sunday, March 23, 2014
Saturday, March 22, 2014
Bapak♥
Malem.
Malem minggu malem yang indah. Ciye. Haha.
Tenang tenang, gue lagi gak mau ngepost tentang cinta-cintaan kok malem ini. Bosen kan, postingan akhir-akhir ini melulu tentang cinta.
Malem ini, gue lagi inget Bapak.
Kangen.
Sebenernya, kalo dibandingin sama mamah atau Dikta, gue lebih deket ke mereka berdua daripada sama bapak. Kalo lagi sendirian di kosan juga yang sering gue inget mamah atau Dikta. Inget sih sama bapak. Tapi ya biasanya kangennya ke mamah sama Dikta gitu hehehe. Mungkin karena hari-hari gue kalo di rumah lebih sering ketemu mamah sama Dikta kali ya, bapak kan kerja, pulangnya sore. Tapi itu gak mengurangi sayang gue ke bapak kok. Gue sayang banget. Sama Bapak. Sama Mamah. Sama Dikta.
Malem minggu malem yang indah. Ciye. Haha.
Tenang tenang, gue lagi gak mau ngepost tentang cinta-cintaan kok malem ini. Bosen kan, postingan akhir-akhir ini melulu tentang cinta.
Malem ini, gue lagi inget Bapak.
Kangen.
Sebenernya, kalo dibandingin sama mamah atau Dikta, gue lebih deket ke mereka berdua daripada sama bapak. Kalo lagi sendirian di kosan juga yang sering gue inget mamah atau Dikta. Inget sih sama bapak. Tapi ya biasanya kangennya ke mamah sama Dikta gitu hehehe. Mungkin karena hari-hari gue kalo di rumah lebih sering ketemu mamah sama Dikta kali ya, bapak kan kerja, pulangnya sore. Tapi itu gak mengurangi sayang gue ke bapak kok. Gue sayang banget. Sama Bapak. Sama Mamah. Sama Dikta.
Tuesday, March 18, 2014
Bertahan? Think smart!
Menemukan pilihan, itu kuasa takdir. Menentukan pilihan, serahkan pada hatimu. Mempertahankan pilihan, jangan bodoh, seluruh organ tubuhmu harus bekerja!
Jangan buta, bertahan pada yang salah. Jangan pura-pura tidak tau, bertahan pada yang tidak pantas dipertahankan. Jangan gila, bertahan pada yang tidak mempertahankanmu.
Tak ada yang salah pada 'bertahan'. Mempertahankan pilihan demi konsistensi itu penting dalam hidup. Tapi, bertahan tidak sesuai logika bukanlah hal bijak.
Lalu, pada hal apa sesuatu tak berlogika itu bisa terjadi ?
Cinta.
Iya. Satu-satunya. Hanya cinta. Yang mampu terjadi tanpa negosiasi dengan logikamu.
Jangan buta, bertahan pada yang salah. Jangan pura-pura tidak tau, bertahan pada yang tidak pantas dipertahankan. Jangan gila, bertahan pada yang tidak mempertahankanmu.
Tak ada yang salah pada 'bertahan'. Mempertahankan pilihan demi konsistensi itu penting dalam hidup. Tapi, bertahan tidak sesuai logika bukanlah hal bijak.
Lalu, pada hal apa sesuatu tak berlogika itu bisa terjadi ?
Cinta.
Iya. Satu-satunya. Hanya cinta. Yang mampu terjadi tanpa negosiasi dengan logikamu.
Saturday, March 15, 2014
REPOST : My Love
MY LOVE
Ya Rabbi
Jika cinta sedang menggoda hatiku
Bawalah cintaku pada seseorang yang bisa melabuhkan cintaku kepada-Mu
Agar aku tak berpaling dari cinta-Mu
Ya Rabbi
Jika aku sedang mencintai seseorang
Arahkanlah cintaku
Agar tak melebihi cintaku kepada-Mu
Ya Rabbi
Jika aku sedang merindukan seseorang
Jagalah rinduku
Agar tak melebihi rinduku kepada-Mu
Ya Rabbi
Jika lidahku sedang berucap "I Love You"
Biarkanlah terucap pada seseorang yang selalu mencintai-Mu
Agar lebih kuat cintaku kepada-Mu
Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintai seseorang bukanlah APA-APA
Dicintai seseorang adalah SESUATU
Dicintai oleh orang yang Kau cintai SANGATLAH BERARTI
Tapi dicintai oleh Sang Pencipta adalah SEGALANYA
Dari Mizan,
Syifa D. Gumaisha
Ya Rabbi
Jika cinta sedang menggoda hatiku
Bawalah cintaku pada seseorang yang bisa melabuhkan cintaku kepada-Mu
Agar aku tak berpaling dari cinta-Mu
Ya Rabbi
Jika aku sedang mencintai seseorang
Arahkanlah cintaku
Agar tak melebihi cintaku kepada-Mu
Ya Rabbi
Jika aku sedang merindukan seseorang
Jagalah rinduku
Agar tak melebihi rinduku kepada-Mu
Ya Rabbi
Jika lidahku sedang berucap "I Love You"
Biarkanlah terucap pada seseorang yang selalu mencintai-Mu
Agar lebih kuat cintaku kepada-Mu
Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintai seseorang bukanlah APA-APA
Dicintai seseorang adalah SESUATU
Dicintai oleh orang yang Kau cintai SANGATLAH BERARTI
Tapi dicintai oleh Sang Pencipta adalah SEGALANYA
Dari Mizan,
Syifa D. Gumaisha
Senja dan Jingga
Saat
senja menyelimutiku
Kau
tak akan tahu betapa bayangmu tak luput dari kepalaku
Saat
jingga membalutku
Kau
tak akan tahu betapa namamu selalu hadir di memoriku
Janganlah
kau ganggu senja yang teduh ini
Karena
kau tak akan mengulangnya kembali
Jangan
pula kau renggut jingga darinya
Karena
kau tak akan tahu apa yang akan terjadi lagi
Seperti
jingga yang tak pernah tahu mengapa ia harus hadir saat senja
Mungkin,
seperti itulah aku
Yang
tak pernah tahu mengapa aku harus hadir padamu
Biarkan
jingga selalu berada pada senja
Biarkan
pula aku selalu ada untukmu
Karena
seabadi jingga di kala senja
Mungkin,
seabadi itu pula rasa ini di hatiku
Kutipan puisi dari cerpen "Dari Balik Topeng Kelana"
Dibuat dalam rangka mengikuti salah satu lomba cerpen di media sosial
Sayang, belum rejeki menang :D
Mau baca ? Silahkan disini. Enjoy read, guys :)
Quote #7
"Ketika apa yang kau rasa telah menuntut akan suatu hal.
Itu bukan lagi cinta. Itu obsesi."
Adil ?
Coba ceritakan padaku, seperti apa keadilan dalam cinta ?
Coba katakan padaku, adakah adil dalam cinta ?
Jelaskan, manakah sisi adil dalam cinta, jika tak semua cinta dapat terbalas ?
Katakan padaku, karena aku tak dapat menemukan jawabannya.
Coba katakan padaku, adakah adil dalam cinta ?
Jelaskan, manakah sisi adil dalam cinta, jika tak semua cinta dapat terbalas ?
Katakan padaku, karena aku tak dapat menemukan jawabannya.
Tuesday, March 11, 2014
Empty.
When there's no one beside you.
When there's no one in your thought.
When there's no one that you waiting for.
When there's no one that you missing all day long..
Hehe. Jangan sedih gitu ah bacanya, gue aja biasa aja. Tapi, tulisan di atas itu bener. Gue lagi gak mikirin siapa-siapa. Lagi gak ada siapa-siapa di sisi gue. Lagi gak ada siapa-siapa yang gue tunggu ataupun kangenin. Gak ada siapa-siapa yang ngisi hari-hari gue akhir-akhir ini. Kosong aja. Gak enak. Bener deh. Ternyata menyimpan satu nama di hati lu itu penting!
When there's no one in your thought.
When there's no one that you waiting for.
When there's no one that you missing all day long..
Hehe. Jangan sedih gitu ah bacanya, gue aja biasa aja. Tapi, tulisan di atas itu bener. Gue lagi gak mikirin siapa-siapa. Lagi gak ada siapa-siapa di sisi gue. Lagi gak ada siapa-siapa yang gue tunggu ataupun kangenin. Gak ada siapa-siapa yang ngisi hari-hari gue akhir-akhir ini. Kosong aja. Gak enak. Bener deh. Ternyata menyimpan satu nama di hati lu itu penting!
Wednesday, March 5, 2014
I'm 21!
Hari ini. 5 Maret 2014.
21 tahun yang lalu, jam segini, mamah lagi nimang-nimang anak pertamanya kali ya. Anak pertamanya yang harus dia perjuangkan selama 7 jam di ruang persalinan. Anak pertamanya yang mungkin dari awal lahir udah nyusahin mamah banget, tapi antara hidup dan mati mamah pertahanin. Anak pertamanya yang sekarang udah besar ini belum bisa jadi apa-apa di umurnya yang ke 21..
Well, thank you, mom, you are my hero. You are more than my hero. You are my everything..
Alhamdulillah sampai juga di 21. Alhamdulillah sampai juga jadi dewasa. Beberapa mimpi masih menunggu buat direalisasikan, semoga tahun ini tercapai. Beberapa hal masih mengantri untuk diwujudkan, semoga tahun ini tergapai. Ingetin gue ya, kalo gue masih kaya anak kecil, ingetin gue sekarang udah 21. Ingetin gue ya, kalo gue masih gak tau diri, suruh cek aja KTP. Haha.
21 tahun yang lalu, jam segini, mamah lagi nimang-nimang anak pertamanya kali ya. Anak pertamanya yang harus dia perjuangkan selama 7 jam di ruang persalinan. Anak pertamanya yang mungkin dari awal lahir udah nyusahin mamah banget, tapi antara hidup dan mati mamah pertahanin. Anak pertamanya yang sekarang udah besar ini belum bisa jadi apa-apa di umurnya yang ke 21..
Well, thank you, mom, you are my hero. You are more than my hero. You are my everything..
Alhamdulillah sampai juga di 21. Alhamdulillah sampai juga jadi dewasa. Beberapa mimpi masih menunggu buat direalisasikan, semoga tahun ini tercapai. Beberapa hal masih mengantri untuk diwujudkan, semoga tahun ini tergapai. Ingetin gue ya, kalo gue masih kaya anak kecil, ingetin gue sekarang udah 21. Ingetin gue ya, kalo gue masih gak tau diri, suruh cek aja KTP. Haha.
Subscribe to:
Comments (Atom)