Coba ceritakan padaku, seperti apa keadilan dalam cinta ?
Coba katakan padaku, adakah adil dalam cinta ?
Jelaskan, manakah sisi adil dalam cinta, jika tak semua cinta dapat terbalas ?
Katakan padaku, karena aku tak dapat menemukan jawabannya.
Saturday, March 15, 2014
Tuesday, March 11, 2014
Empty.
When there's no one beside you.
When there's no one in your thought.
When there's no one that you waiting for.
When there's no one that you missing all day long..
Hehe. Jangan sedih gitu ah bacanya, gue aja biasa aja. Tapi, tulisan di atas itu bener. Gue lagi gak mikirin siapa-siapa. Lagi gak ada siapa-siapa di sisi gue. Lagi gak ada siapa-siapa yang gue tunggu ataupun kangenin. Gak ada siapa-siapa yang ngisi hari-hari gue akhir-akhir ini. Kosong aja. Gak enak. Bener deh. Ternyata menyimpan satu nama di hati lu itu penting!
When there's no one in your thought.
When there's no one that you waiting for.
When there's no one that you missing all day long..
Hehe. Jangan sedih gitu ah bacanya, gue aja biasa aja. Tapi, tulisan di atas itu bener. Gue lagi gak mikirin siapa-siapa. Lagi gak ada siapa-siapa di sisi gue. Lagi gak ada siapa-siapa yang gue tunggu ataupun kangenin. Gak ada siapa-siapa yang ngisi hari-hari gue akhir-akhir ini. Kosong aja. Gak enak. Bener deh. Ternyata menyimpan satu nama di hati lu itu penting!
Wednesday, March 5, 2014
I'm 21!
Hari ini. 5 Maret 2014.
21 tahun yang lalu, jam segini, mamah lagi nimang-nimang anak pertamanya kali ya. Anak pertamanya yang harus dia perjuangkan selama 7 jam di ruang persalinan. Anak pertamanya yang mungkin dari awal lahir udah nyusahin mamah banget, tapi antara hidup dan mati mamah pertahanin. Anak pertamanya yang sekarang udah besar ini belum bisa jadi apa-apa di umurnya yang ke 21..
Well, thank you, mom, you are my hero. You are more than my hero. You are my everything..
Alhamdulillah sampai juga di 21. Alhamdulillah sampai juga jadi dewasa. Beberapa mimpi masih menunggu buat direalisasikan, semoga tahun ini tercapai. Beberapa hal masih mengantri untuk diwujudkan, semoga tahun ini tergapai. Ingetin gue ya, kalo gue masih kaya anak kecil, ingetin gue sekarang udah 21. Ingetin gue ya, kalo gue masih gak tau diri, suruh cek aja KTP. Haha.
21 tahun yang lalu, jam segini, mamah lagi nimang-nimang anak pertamanya kali ya. Anak pertamanya yang harus dia perjuangkan selama 7 jam di ruang persalinan. Anak pertamanya yang mungkin dari awal lahir udah nyusahin mamah banget, tapi antara hidup dan mati mamah pertahanin. Anak pertamanya yang sekarang udah besar ini belum bisa jadi apa-apa di umurnya yang ke 21..
Well, thank you, mom, you are my hero. You are more than my hero. You are my everything..
Alhamdulillah sampai juga di 21. Alhamdulillah sampai juga jadi dewasa. Beberapa mimpi masih menunggu buat direalisasikan, semoga tahun ini tercapai. Beberapa hal masih mengantri untuk diwujudkan, semoga tahun ini tergapai. Ingetin gue ya, kalo gue masih kaya anak kecil, ingetin gue sekarang udah 21. Ingetin gue ya, kalo gue masih gak tau diri, suruh cek aja KTP. Haha.
Friday, October 25, 2013
Quote #6
“Jangan cintai seseorang yang berlampu kuning. Karena sekalipun dia akan menjadi hijau, suatu saat dia akan kembali kuning, atau bahkan menjadi merah.”
“Saat kau sudah berusaha terlalu keras, berkali-kali, namun
hasilnya tetap juga sama. Mungkin, berhenti mencoba dan belajar merelakan
adalah hal yang paling bijaksana. Berhentilah bersikap bodoh, seperti menyakiti
dirimu sendiri.”
Subscribe to:
Posts (Atom)