Saturday, March 15, 2014

Senja dan Jingga

Saat senja menyelimutiku
Kau tak akan tahu betapa bayangmu tak luput dari kepalaku
Saat jingga membalutku
Kau tak akan tahu betapa namamu selalu hadir di memoriku
Janganlah kau ganggu senja yang teduh ini
Karena kau tak akan mengulangnya kembali
Jangan pula kau renggut jingga darinya
Karena kau tak akan tahu apa yang akan terjadi lagi
Seperti jingga yang tak pernah tahu mengapa ia harus hadir saat senja
Mungkin, seperti itulah aku
Yang tak pernah tahu mengapa aku harus hadir padamu
Biarkan jingga selalu berada pada senja
Biarkan pula aku selalu ada untukmu
Karena seabadi jingga di kala senja

Mungkin, seabadi itu pula rasa ini di hatiku



Kutipan puisi dari cerpen "Dari Balik Topeng Kelana"
Dibuat dalam rangka mengikuti salah satu lomba cerpen di media sosial
Sayang, belum rejeki menang :D
Mau baca ? Silahkan disini. Enjoy read, guys :)

Quote #7

"Ketika apa yang kau rasa telah menuntut akan suatu hal.
Itu bukan lagi cinta. Itu obsesi."

Adil ?

Coba ceritakan padaku, seperti apa keadilan dalam cinta ?
Coba katakan padaku, adakah adil dalam cinta ?
Jelaskan, manakah sisi adil dalam cinta, jika tak semua cinta dapat terbalas ?
Katakan padaku, karena aku tak dapat menemukan jawabannya.

Tuesday, March 11, 2014

Empty.

When there's no one beside you.
When there's no one in your thought.
When there's no one that you waiting for.
When there's no one that you missing all day long..


Hehe. Jangan sedih gitu ah bacanya, gue aja biasa aja. Tapi, tulisan di atas itu bener. Gue lagi gak mikirin siapa-siapa. Lagi gak ada siapa-siapa di sisi gue. Lagi gak ada siapa-siapa yang gue tunggu ataupun kangenin. Gak ada siapa-siapa yang ngisi hari-hari gue akhir-akhir ini. Kosong aja. Gak enak. Bener deh. Ternyata menyimpan satu nama di hati lu itu penting!