Saturday, September 29, 2012

Hai ! :)

Hai dunia ! :)
Apa kabar ? Indahkah harimu kini ? Kuharap begitu :)
Rasanya lama jari-jari ini tak menari diatas tuts-tuts keyboard atau mungkin sekedar menari dengan pulpen di atas secarik kertas hanya untuk mengukir kisahku. Entahlah, aku mungkin hanya sedikit disibukkan oleh hal lain di luar dunia yang maya ini.
Hmm, jangan kau tanya kabarku hari ini. Karena aku hanya akan tersenyum :')
Aku baik-baik saja tentunya :')
Hanya, sedikit banyak memikirkannya, dan merindukannya. Hahaha janganlah kau tanya siapa 'nya' itu. Aku tak akan mungkin menjawabnya :'D
Sebenarnya aku tak tau pasti apa yang sedang aku pikirkan tentangnya. Hanya saja, pikiran tentang aku yang 'semu-bagi-nya' ini sedikit banyak menggangguku. Aku takut :')
Tak ada yang bisa memastikannya. Memastikan bahwa dia juga merasakan apa yang aku rasakan. Memastikan bahwa rinduku tidaklah sebelah tangan. Memastikan bahwa nantinya aku akan menjadi bagian darinya, sebagaimana dia yang kini tanpa kusadar telah menjadi bagian dariku :')

Dulu. Aku pernah begitu dekat dengannya. Sebelum semuanya berubah perlahan. Dulu. Aku pun bisa menahan rasa ini. Bealajar untuk tidak memikirkannya. Belajar untuk menyadari bahwa mungkin kita tidak akan bersama. Belajar untuk menerima jika nanti dia bersama yang lain. Dan, aku bisa ! Aku -pernah- bisa, mungkin lebih tepat :')
Entah apa juga yang membuat rasa ini kini kembali tak terkendali. Entah karena apa aku kembali tak bisa melarang ingatanku untuk terus memikirkannya. Entah mengapa hati ini kembali mengerucut, takut, untuk kehilangannya.
Hey, janganlah menertawakanku. Aku tau, kata 'kehilangan' itu lebih tepat digunakan jika aku pernah memilikinya. Aku memang tak pernah benar-benar memilikinya. Tapi....... Ya mungkin justru karena hal inilah aku lebih takut kehilangannya. Karena aku memang belum pernah benar-benar memilikinya :')
Tapi, setidaknya aku senang. Ada satu hal yang tak pernah berubah darimu sejak awal pertama aku mengenalmu, hingga kini saat kuragu apakah aku bisa menggapaimu lagi atau tidak. Tatapanmu. Tatapanmu yang dalam. Tatapanmu yang teduh namun mengandung banyak arti. Tatapanmu yang hangat dan akan selalu kurindukan. Tatapanmu yang membuatku tersenyum sendiri dan membuat jantungku berlomba saat bertemu mata denganmu. Kau ingat bukan ? Kedekatan kita pun berawal dari tatapanmu. Saat aku sering sekali menangkapmu sedang memperhatikanku dengan tatapanmu itu. Entah apa yang kau lihat. Kau hanya memandangku. Dalam diam. Lalu kau tersenyum. Dan cukup lama. Hingga aku sadar kau menatapku :')
Kau harus tau, saat-saat yang dapat membuat hariku menjadi lebih indah adalah setiap kali aku menangkapmu sedang memandangku dengan senyum terlukis di wajahmu. Itu........ Ah, kau tak akan tau betapa aku sangat menunggu saat-saat itu di setiap harinya :')
Saat ini, aku hanya ingin memutar roda waktu, mempercepat alunannya, agar aku dapat tau pasti. Akankah kau ada di masa depanku ? Akankah aku yang akan menemanimu hingga akhir ? Tapi aku bukan dewa-dewi khayangan, aku juga bukan ibu peri yang punya sayap indah dan tongkat ajaib. Aku tidak mungkin dapat memutar waktu :')
Aku hanya dapat menulis semua ini. Berbicara pada tuts-tuts keyboard, menatap layar, menggumamkan lagu cinta yang mengalun pelan menemani, menyusun kata mencurahkan rasa mengharapkan kau dapat membacanya. Dan mengerti. Dia dan kau yang ada di dalam tulisan ini adalah dirimu. Iya. Dirimu :')
Kau tak perlu melakukan apapun. Karena aku pun tak mengharapkan kau melakukan apapun. Kumpulan kata ini aku buat hanya untuk mencurahkan apa yang kurasa, menuangkan air mata yang tak sanggup mengalir, menjadi sebuah karya yang dapat kubaca berulang kali, di kala aku merindukanmu. Itu saja :')
Sebelum ku tekan tombol 'pubilkasi' aku ingin mengingatkanmu satu hal...
Biarkan rasa ini terus ada dalam hatiku. Biarkan aku merasakannya tanpa kau tau. Hingga tiba saatnya, waktu dan takdir yang akan menjawab semuanya :')
Ah iya, satu lagi. Jangan pernah kau palingkan tatapanmu saat aku menangkap basah matamu yang sedang tertuju padaku ya. Seperti biasanya, di kelas ini :')



Aku baik-baik saja. Aku tidak sedang galau. Aku hanya terlalu banyak memikirkannya. Itu saja. Catatlah baik-baik ! :)
- Mareta Diandra Rachmadani -

No comments:

Post a Comment