Monday, May 20, 2013

Yang ini. Semoga. Dibaca. Dan. Dimengerti.

Hai !
Akhir-akhir ini ada yang menyita pikiranku. Semakin menyita lebih tepatnya. Ada sesuatu yang seharusnya tak perlu terjadi. Iya. Tak perlu terjadi.

Setelah malam itu. Setelah aku tau, ternyata kau sudah tau. Ada sesuatu yang aneh..



Kamu. Berubah.
Atau.
Aku yang berlebihan ?

Entahlah. Aku sedang buta. Tak tau apa yang ada di depan mata. Tak tau mana yang harus kulihat dan mana yang harus kuabaikan. Tak tau mana yang harus kuperhatikan dan mana yang tidak.
Yang aku tau, ada sesuatu yang seharusnya tak perlu terjadi..

Jarak mulai dapat kurasakan (lagi). Ia melebarkan apa yang baru saja (kurasa) mulai membaik.

Sebenarnya, hal ini tidak perlu terjadi. Aku baik-baik saja. Benar-benar baik-baik saja. Bahkan jika kau memilih untuk bersamanya, aku benar-benar tidak keberatan. Kau perlu tau. Apa yang kurasa untukmu ini, bukan rasa yang baru satu atau dua hari kurasakan. Bukan rasa yang pura-pura. Bukan rasa yang main-main. Jadi, jika hanya kau tinggal pergi untuk bersamanya, hey, i'm stronger than you ever think, dude :D

Kau juga perlu tau. Dari semua yang kurasa, ada satu yang paling kutakutkan, perubahan sikapmu..

Tak bisakah kau bersikap seperti sedia kala ? Tak bisakah kau berpura-pura tak tau apa yang kurasa dan tidak merubah sikapmu sedikit pun padaku ?

Itu jauh lebih baik, daripada harus kuhadapi kau yang sedingin itu setiap harinya..

Maaf beribu maaf jika harus kusampaikan ini padamu, disini. Aku tak tau bagaimana caranya memulai pembicaraan denganmu jika bukan melalui media ini. Aku mungkin bahkan lupa bagaimana caranya tersenyum di hadapanmu lagi. Bukan, bukan karena aku terluka. Aku hanya tak bisa berbuat apa-apa, jika kau tampilkan ronamu yang sedingin itu.. Entahlah, aku sulit menggambarkannya.

"Yaudah, apapun yang udah kamu tau sekarang, simpen aja. Siapa tau bakal 'berguna' buat ke depannya, apapun itu. Hehehe."

Aku memintamu menyimpannya. Artinya, semua yang baru kau tau itu, tak perlu terlalu kau pikirkan. Tak perlu kau ambil pusing. Tak perlu kau buat bingung tentang bagaimana sikapmu selanjutnya kepadaku. Simpan saja. Itu sudah sangat cukup bagiku.

Aku bilang mungkin itu akan berguna nantinya. Setidaknya, mungkin itu bisa sedikit menuntunmu untuk ingat padaku.. Iya. Ingat.

Aku mungkin bodoh.. Tapi aku ingat pesan salah satu orang terbaik dalam hidupku :
"Kamu gak bodoh. Kamu cuma lagi jatuh cinta.."


Mungkin ini berlebihan. Aku tak perduli.
Maaf.
Dan satu lagi, tak perlu kau risaukan aku. Aku baik-baik saja :)


00:32

No comments:

Post a Comment