Maaf. Harusnya ini tidak terjadi lagi. Harusnya ini tidak
perlu terjadi berkali-kali. Harusnya ini tidak perlu terjadi berulang-ulang.
Maaf. Maaf. Maaf.
Saat aku memulainya lagi, aku kira semua akan berjalan
baik-baik saja, hingga akhir nanti. Aku kira ini kali terakhirnya aku ‘mencoba’
dan mulai serius untuk memulai bersamamu. Aku kira tak akan ada lagi ragu yang
pernah ada dulu itu. Aku kira ini sungguhan dan bukan sementara lagi. Aku kira
aku telah berhasil, menumbuhkan rasa yang sama seperti yang kau punya. Aku kira
tak akan ada lagi alasanku untuk kembali melangkah mundur. Aku kira...
Tapi, aku salah.